Masyarakat Tunggu Tindakan Tegas Polda Lampung
Jati Mulyo, LAMPUNG SELATAN, Analisiskritis, — Sebuah gudang yang diduga digunakan untuk menampung dan mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar secara ilegal diketahui beroperasi di wilayah Dusun Umbul Banten, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Yang mencurigakan, lokasi gudang tersebut tidak jauh dari kompleks Markas Polda Lampung, dan warga menduga fasilitas itu dimiliki oleh seorang anggota Brimob yang masih aktif bertugas.
Berdasarkan informasi yang diterima dari warga sekitar, aktivitas bongkar muat solar di gudang tersebut berlangsung secara tidak wajar dan sering kali dilakukan pada waktu-waktu yang mencurigakan. Warga melihat adanya kendaraan-kendaraan Fuso skala kecil hingga sedang yang keluar-masuk lokasi tanpa tanda-tanda dokumen resmi atau izin usaha penjualan BBM dari pihak berwenang.
"Kami melihat aktivitas ini sudah berlangsung cukup lama. Lokasinya pun tidak jauh dari Polda Lampung, seharusnya pengawasan lebih ketat. Namun seolah-olah dibiarkan begitu saja beroperasi," ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Rabu (3/9/2026).
Keterangan dari masyarakat juga menyebutkan bahwa gudang tersebut diduga milik seorang anggota Brimob yang masih berdinas aktif. Hal ini menimbulkan keresahan sekaligus pertanyaan besar di kalangan warga: bagaimana aktivitas pelanggaran hukum yang jelas dapat berjalan terus-menerus, terlebih dengan pemilik yang merupakan anggota kepolisian, dan berlokasi dekat markas besar kepolisian daerah?
Masyarakat setempat berharap Polda Lampung segera mengambil langkah tegas dan transparan dalam menangani kasus ini. Apalagi jika benar pihak yang terlibat adalah anggotanya sendiri, hal itu dinilai sangat merugikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
"Kami menunggu bukti nyata dari Polda Lampung. Jika benar anggotanya terlibat, harus ditindak sesuai aturan yang berlaku, tidak boleh ada perlindungan atau kekebalan. Jangan sampai hukum terlihat berbeda bagi masyarakat biasa dan bagi anggota aparat," tegas warga lainnya. (Gerry)





LEAVE A REPLY